Minggu, 28 Februari 2016

Munculnya Gaya Baru Dalam Desain Grafis Bali

Munculnya gaya baru dalam Desain Grafis Bali memberikan beragam corak dan karakteristik. Menjadi menarik ketika para Desainer Grafis Bali memunculkan karakter masing-masing dalam gaya desainnya. Jadi tidak terjebak dalam perangkap gaya desain barat. Bali punya banyak perupa-perupa yang memunculkan ke-Baliannya. Bagaimana dengan Desainer Grafis yang ada di Bali saat ini?

Tidak harus ada saat ini, tapi mulailah menyadari mulai saat ini. Hal ini penting dalam mempengaruhi perjalanan sejarah perkembangan seni yang ada di Bali. Bali bukan hanya soal pariwisata saja, namun banyak hal yang harus diangkat. Pertanian Bali memiliki kualitas pangan yang luar biasa, namun seakan generasi hanya sibuk dengan pariwisata. Bali punya potensi yang mumpuni dalam bidang yang lebih kreatif, memadukan berbagai aspek aktifitas kehidupan yang ada di Bali.


Desainer Grafis Bali

Saya punya mimpi untuk mengumpulkan Desainer Grafis Bali dalam sebuah perhimpunan Desainer Grafis yang bekerja sendiri dan mengelola team kerja sendiri (merdeka). Hal ini bertujuan untuk memunculkan para Desainer Grafis yang ada di Bali. Seperti halnya seniman perupa Bali yang bergabung pada sanggar-sanggar dan melakukan pameran bersama.

Dengan berkumpulnya para Desainer Grafis Bali, banyak hal yang bisa dibahas, baik itu masalah dan tujuan kedepan yang lebih baik. Dalam sebuah forum diskusi tentunya akan terjadi tukar pikiran yang nantinya menjadi formula baru untuk mengembangkan Desain Grafis di Bali. Saya pikir melalui hal inilah citra dan nilai dari Desainer Grafis Bali dapat meningkat.

Untuk sementara ide-ide ini saya akan tulis dulu di Blog ini, mungkin suatu saat ketemu teman yang membantu mewujudkan, maka hal ini akan menjadi hal yang luar biasa.

Desainer Grafis Yang Merdeka

Desainer Grafis yang merdeka istilah yang mengungkapkan seorang perancang strategi komunikasi melalui visual (gambar). Merdeka dalam hal ini adalah sebuah hak yang harus diperjuangkan didalam kewajiban memberikan solusi pada masalah komunikasi visual. Konsep merdeka itu sendiri bukan berarti bebas sebebas-bebasnya, tapi mampu mengatur semua elemen yang menyangkut kehidupan Desainer itu sendiri.

Semangat dan tekad merupakan landasan dasar untuk dapat terus bertahan dibidang ini. Tekad untuk terus memajukan konsep desain komunikasi visual yang baik dan bermanfaat bagi semua pengampu kepentingan dan masyarakat. Saling terkaitnya hubungan Desainer Grafis dan pengampu kepentingan dalam kehidupan masyarakat, maka kesinambungan desain yang bermutu mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Baik hal itu berkaitan dengan ekonomi (bisnis dan pemasaran), Sosial Politik, dan Budaya.

Bagaimana menjadi Desainer Grafis yang baik?
Atau bagaimana menjadi Desainer Grafis yang mampu menghasilkan kebaikan?

Menjadi Desainer Grafis yang baik dan mampu menghasilkan kebaikan adalah sebuah pilihan. Mampu tidaknya dalam menentukan pilihan itu ditentukan oleh panjangnya perjalanan yang dilalui dalam meniti karir desain grafis. Desainer Grafis yang merdeka juga merupakan sebuah pilihan. Ketika sudah merdeka semua hal yang berkaitan dengan Desainer Grafis dan kebaikan dapat diselesaikan dengan cara kreatif. Meramu segala hal, apakah itu Ide, analisa permasalahan, temuan, sintesa, dan segala hal yang berkaitan dengan Desain Grafis didalam Laboratorium Desain Grafis.

Desainer Grafis yang merdeka memerlukan tekad yang kuat untuk tetap berjuang memerdekakan Desain Grafis.  


Jumat, 26 Februari 2016

Masalah Desainer Grafis Pemula

Masalah Desainer Grafis Pemula yang bingung pilih kerjaan.



Bagi yang baru lulus kuliah, masalah kampus memang sudah beres namun ada masalah yang lebih besar yang harus diselesaikan. Bagi yang sudah diterima di studio desain dan agency kreatif boleh bangga. Yang ingin mendirikan studio sendiri terdengar sangat kerennn... Atau bahkan ada yang berbelok arah keluar dari sona jurusan yang sudah dipilih.

Sebenarnya lulus dari jurusan apa dan kerja dimana ga masalah. Semasih apa yang didapatkan di bangku kuliah bisa dijadikan senjata untuk memperjuangkan hidup. Karena kerja dan karir itu soal aktifitas kita melanjutkan kehidupan yang lebih baik. Memberikan upaya untuk perubahan bagi diri sendiri, masyarakat , dan bahkan dunia.

Saya yang sekarang mulai suka nulis dengan gaya bebas bukan dari jurusan sastra. Saya lulusan DKV atau klo gak kenal DKV lebih ngetrennya Desain Grafis. Gak papa...itu hanya soal waktu saja. Justru tugas sayalah yang nantinya akan memperkenalkan istilah baru dari Desain Grafis ini ke masyarakat yang lebih luas.

DKV (Desain Komunikasi Visual) sebenarnya jurusan yang kompleks, banyak hal yang didapat dari kuliah jurusan ini. Mungkin Suatu saat bisa berkembang menjadi Fakultas DKV (berharap seperti fakultas kedokteran). Kebayang gak dalam waktu 4 tahun mempelajari semua bentuk propesi desain, seperti : Animasi, Komik, Fotografi, ilustrasi, Advertising, Desain Corporate Identity, Brand, Komunikasi, Event, Desain Packaging, Environmental Design, Display Design.

Dari semua yang dipelajari selama 4 tahun, kemudian ketika saya evaluasi setelah lulus, dari banyak hal keahlian yang dipelajari harus dipilih salah satu untuk bisa lebih profesional. Kemudian untuk melengkapi ilmu yang didapat di Kampus, lulusan harus mencari pengalaman kerja lebih dari setahun. Setelah itu baru memutuskan untuk menjadi desainer yang merdeka atau desainer yang nyaman.

Masalah desainer Grafis pemula sebenarnya bisa dicari jalan keluarnya. Desainer kan tugasnya nyari solusi dari masalah yang ada dimuka bumi ini. Panjangnya perjalanan akan membawa pada hal-hal yang menakjubkan dan ide sudah banyak terkumpul, nah sekarang ide itu brani gak untuk di eksekusi?

Jadi bagi yang punya cita-cita untuk jadi desainer, ayo...!! Jadi desainer itu mengasikkan walau harus lembur sampe pagi....haha...  :D